
Makan kulit bangkai
Yang sering melakukan fish spa dan terapi ikan tentu tak asing lagi dengan Garra rufa. Ikan ini hidup di perairan hangat, tidak memiliki gigi, dan panjang maksimal hanya 7 cm. Dia berasal dari Kangal, Turki.
Foto: Ist.
Karena hidupnya di air dengan suhu mencapai 40 derajat Celcius, ikan ini kekurangan sumber makanan plankton. Untuk itu makanannya adalah kulit-kulit kering hewan lainnya yang ada di air tempatnya hidup, seperti kulit bangkai kumbang, lalat, dan hewan lainnya.
Berdasarkan kebiasaan makannya, ikan ini akhirnya dimanfaatkan untuk pengobatan. Terapi ikan yang sering kita jumpai belakangan ini, memanfaatkan Garra rufa untuk memakan kulit-kulit kering manusia. Sel-sel kulit yang sudah mati dimakan oleh mereka, sehingga setelah terapi, kulit menjadi bersih.
Selanjutnya, pertumbuhan kulit baru menjadi lebih cepat karena kulit mati di badan sudah tanggal, dipatuk oleh ikan-ikan tersebut. Kemudian kulit pun menjadi halus.
Manfaat lainnya selain menghilangkan kulit mati, karena berendam bersama Garra rufa ini harus di air hangat, orang akan menjadi lebih rileks. Pikiran akan lebih tenang dan sistem peredaran darah dan syaraf semakin lancar. (ang)
No comments:
Post a Comment